Kamis, 17 Januari 2019

MAKALAH PERMASALAHAN TRANSPORTASI KOTA




MAKALAH PERMASALAHAN TRANSPORTASI KOTA

BAB 1
PENDAHULUAN

A.      LATAR BELAKANG
Alasan judul yang diambil untuk  mengendalikan aturan lalu lintas untuk menetapkan siapa yang mempunyai hak terlebih dahulu untuk menggunakan persimpangan. Didalam makalah ini kami akan membahas masalah. Persimpangan yaitu simpang empat Jalan Komjen.pol.M Jasin yang dikenal sering terjadi kemacetan, dikarenakan persimpangan tersebut merupakan titik pertemuan arus kendaraan. Kami ingin menganilisis penyebab-penyebab terjadinya kemacetan tersebut yang seringsekali di eluh-eluhkan oleh masyarakat. Akibat kemacetan yang kini jadi langganan dipersimpangan tersebut, para pengemudi mengeluh. Sebab kemacetan parah tidak terjadi pada jam sibuk saja seperti pagi dan sore menjelang magrib saja.

B.      RUMUSAN MASALAH
Masalah yang akan di bahas dalam makalah ini adalah :
1.       Bagaimana mengatasi kemacetan simpang empat di Jalan Komjen.pol.M Jasin di Depok?
2.  Apa yang sudah di lakukan pemerintah untuk mengatasi kemacetan simpang empat di JalanKomjen.Pol.M Jasin?

C.       TUJUAN
  Dalam penulisan ini ada tujuan-tujuan tertentu yaitu :
1.       Mengetahui yang menjadi masalah dari kemacetan simpang empat Komjen.pol.M Jasin.
2.  Mengetahui apa yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi kemacetan simpang empat  Komjen.Pol.M Jasin.
3.      Bagaimana solusi untuk menghindari kemacetan pada simpang empat Komjen.pol.M Jasin.


D.      MANFAAT
Bagi kami makalah ini untuk menambah wawasan , dan menambah ilmu pengetahuan kami di bidang transportasi. Manfaat bagi pembaca, agar pembaca mengerti apa langkah yang di lakukan pemerintah dalam mengatasi kemacetan, apa sebab dan akibat dari kemacetan yang terjadi, serta menambah  wawasan dan ilmu di bidang transportasi.

BAB II
PEMBAHASAN

Pembahasan Persimpangan jalan adalah suatu daerah umum dimana dua atau lebih ruas jalan(link) saling bertemu /berpotongan yang mencakup fasilitas jalur jalan (roadway) dan tepi jalan (road side) , dimana lalu lintas dapat bergerak didalamnya. Persimpangan ini adalah merupakan bagian yang terpenting dari jalan raya sebab sebagian besar dari efisiensi, kapasitas lalu lintas , kecepatan, biaya operasi, waktu perjalanan, keamanan dan kenyamanan akan tergantung pada perencanaan persimpangan tersebut. Setiap persimpangan mencakup pergerakan lalu lintas menerus dan lalu lintas yang saling memotong pada satu atau lebih dari kaki persimpangan dan mencakup juga pergerakan perputaran. Pergerakan lalu lintas ini dikendalikan berbagai cara, bergantung pada jenis persimpangannya. Namun tidak semua persimpangan memberikan solusi efisiensi bagi pengguna sarana dan prasarana jalan raya. Lebarnya badan jalan di persimpangan yang tidak mengalami pelebaran dan tidak maksimalnya lampu lalu lintas dapat memperlambat arus kendaraan dan menyebabkan kelumpuhan arus.

Masalah dari kemacetan pada persimpangan tersebut adalah kendaraan yang melintasi tidak ada yang mau mengalah dan cenderung saling mendahului, dikarenakan tidak adanya lampu lalu lintas dipersimpangan tersebut ditambah lagi lebar jalan yang kurang memadai, angkutan umum yang berhenti di bahu jalan dan adanya kampus didekat persimpangan tersebut yang membuat banyaknya mahasiswa yang keluar masuk kampus, semua hal itu yang menimbulkan kemacetan dipersimpangan. Jalan ini juga tidak didukung oleh trotoar yang memadai dan dibeberapa titik terdapat orang yang berjualan sehingga pejalan kaki sering kali berjalan di bahu jalan. Hal ini membuat pengguna jalan sedikit terganggu. Polisi seringkali harus turun tangan di persimpangan ini tetapi tidak terlalu optimal karena beberapa faktor tadi.

Solusi yang kami dapatkan dalam masalah tersebut yaitu pemerintah dan kepolisian dapat bekerja sama untuk mengatasi kemacetan dipersimpangan ini dengan cara menambahkan lampu lalu merah yang optimal, memperbanyak rambu-rambu lalu lintas dan melakukan operasi, membuatkan trotoar yang nyaman untuk pejalan kaki, dan memperlebar jalan. Semua solusi ini harus dilakukan untuk keamanan dan kenyamanan semua pengguna jalan dan agar tidak lagi terjadi kemacetan.

BAB III
PENUTUP

KESIMPULAN
Dalam makalah ini adapun kesimpulan dari masalah kemacetan di persimpangan Komjen.pol.M Jasin. Masalah transportasi darat menjadi kendala bagi sebagian orang. Para pengguna jalan harus tertib lalu lintas agar dapat mengurangi kemacetan dan kecelakaan. Aparat yang bertugas mengatur lalu lintas, harus mengatur lalu lintas dengan sebaik-baiknya.
Seperti kita lihat dalam makalah ini kendaraan yang ada di kota Depok sangat banyak, sehingga membuat kemacetan di depok. Pemerintah harus semaksimal mungkin untuk mengatasi kemacetan ini. Seperti : memperlebar jalan dan memperbaiki kekurangan yang ada di persimpangan tersebut. Pemerintah Kota Depok seharusnya menyadari akan pentingnya angkutan umum untuk mengurangi kemacetan. Dengan menambah jumlah angkutan di serta kan dengan fasilitas yang nyaman dan tertib. Karena para penumpang takut akan tindak kriminalitas dalam angkutan umum tersebut. Jangan hanya pemerintah, masyarakat pun harus mempunyai inisiatif jika angkutan umum di sediakan dengan fasilitas yang nyaman . jika masyarakat tidak memakai angkutan yang sudah di sediakan oleh pemerintah maupun pihak swasta, sama saja pasti Depok akan tetap macet.

Power Point dapat dilihat di:
https://drive.google.com/file/d/1Ln5Jryc3uB1skotX1WqHVVkcusJudPdu/view?usp=sharing

DAFTAR PUSTAKA

Senin, 03 April 2017

ETIKA DAN MORAL



1. DEFINISI ETIKA DAN MORAL

    Etika adalah cabang ilmu filsafat yang berkaitan dengan cara manusia menyikapi suatu masalah, berkaitan dengan moral dengan meilihat dari sisi baik dan buruk perilaku manusia. Terdapat nilai-nilai dan norma kesusilaan didalamnya.

    Sifat etika yaitu relatif karena dapat berubah-ubah sesuai dengan kemajuan zaman. Pada zaman sekarang etika juga dapat berfungsi sebagai, sarana untuk memperoleh orientasi kritis berhadapan dengan berbagai molaritas yang membingungkan. Keuntungan orang yang beretika bisa membuat manusia itu sendiri menjadi lebih baik.

   Moral adalah patokan nilai-nilai yang terdapat dalam masyarakat, hukum dan adat istiadat yang harus dipatuhi. Patokan ini dijadikan untuk menilai seseorang dari tindakannya baik atau buruk.


2. ETIKA DAN MORAL YANG HARUS DILAKSANAKAN SEBAGAI AKADEMISI DAN INDIVIDU DALAM MASYARAKAT


   Menurut diri saya etika dan moral yang harus dilakukan adalah berbicara santun kepada semua orang, menghormati apa yang dikatakan orang lain, mempunyai rasa hormat kepada orang yang lebih tua, mempunyai rasa ingin membantu, toleransi antar umat beragama, tidak membatasi ruang pergaulan, bekerja nyata untuk kepentingan orang banyak dan mempunyai sifat jujur & terbuka. Bila itu semua kita jalankan dengan baik dan ditambah lagi dengan niat yang baik bukan tidak mungkin kedepannya kita akan menjadi orang yang berguna dan menjadi akademisi yang sukses. Aamiin.

Sekian dari post saya kali ini, bila ada kesalahan mohon dimaafkan. Karena tidak ada manusia yang sempurna

Terima kasih telah berkenan membaca artikel saya.