Senin, 03 April 2017

ETIKA DAN MORAL



1. DEFINISI ETIKA DAN MORAL

    Etika adalah cabang ilmu filsafat yang berkaitan dengan cara manusia menyikapi suatu masalah, berkaitan dengan moral dengan meilihat dari sisi baik dan buruk perilaku manusia. Terdapat nilai-nilai dan norma kesusilaan didalamnya.

    Sifat etika yaitu relatif karena dapat berubah-ubah sesuai dengan kemajuan zaman. Pada zaman sekarang etika juga dapat berfungsi sebagai, sarana untuk memperoleh orientasi kritis berhadapan dengan berbagai molaritas yang membingungkan. Keuntungan orang yang beretika bisa membuat manusia itu sendiri menjadi lebih baik.

   Moral adalah patokan nilai-nilai yang terdapat dalam masyarakat, hukum dan adat istiadat yang harus dipatuhi. Patokan ini dijadikan untuk menilai seseorang dari tindakannya baik atau buruk.


2. ETIKA DAN MORAL YANG HARUS DILAKSANAKAN SEBAGAI AKADEMISI DAN INDIVIDU DALAM MASYARAKAT


   Menurut diri saya etika dan moral yang harus dilakukan adalah berbicara santun kepada semua orang, menghormati apa yang dikatakan orang lain, mempunyai rasa hormat kepada orang yang lebih tua, mempunyai rasa ingin membantu, toleransi antar umat beragama, tidak membatasi ruang pergaulan, bekerja nyata untuk kepentingan orang banyak dan mempunyai sifat jujur & terbuka. Bila itu semua kita jalankan dengan baik dan ditambah lagi dengan niat yang baik bukan tidak mungkin kedepannya kita akan menjadi orang yang berguna dan menjadi akademisi yang sukses. Aamiin.

Sekian dari post saya kali ini, bila ada kesalahan mohon dimaafkan. Karena tidak ada manusia yang sempurna

Terima kasih telah berkenan membaca artikel saya.

Jumat, 11 November 2016


JALAN LAYANG ARIF RAHMAN HAKIM




   Jalan layang (Fly over) adalah jalan yang dibangun tidak sebidang melayang menghindari daerah/kawasan yang selalu menghadapi permasalahan kemacetan lalu lintas, melewati persilangan kereta api untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas dan efisiensi. Jalan layang merupakan perlengkapan jalan bebas hambatan untuk mengatasi hambatan karena konflik dipersimpangan, melalui kawasan kumuh yang sulit ataupun melalui kawasan rawa-rawa.

   Jalan Raya Arif Rahman Hakim adalah penghubung antara Jalan Raya Nusantara dengan Jalan Raya Margonda, jalan ini menjadi salah satu jalan inti di kota Depok. awalnya dijalan ini sering menjadi titik macet karena adanya perlintasan kereta dan terkadang ada kecelakaan lalu lintas. Pemerintah kota Depok pun mengambil tinadakan cepat dengan membuatkan jalan layang(Fly over).Akhirnya Fly over ini pun dibangun guna untuk mengefisiensikan waktu, memudahkan pengguna jalan dan meminimalisir kecelakaan di palang perlintasan kereta.

   Jalan layang ini akhirnya dibangun tanggal 6 Oktober 2006- 5 Februari 2008 oleh PT.WASKITA KARYA, jalan layang ini dibangun dengan panjang 1.146 Meter. Proyek ini menghabiskan kurang lebihnya 65 Milyar rupiah. Fly over ini menjadi fly over kedua yang di bangun diDepok setelah Fly over Cinere. Sampai kini fly over ini masih berfungsi sebagai mestinya.

   Dibangunnya fly over ini juga ada dampak negatifnya terhadap lingkungan sekitar seperti banyak bangkrutnya toko-toko, dan orang banyak yang mengubah fungsi jalan layang tersebut seperti banyak yang berjualan dibawah jalan layang, dijadikan tempat parkir massal, dijadikan tempat tinggal oleh sebagian orang. kondisi sekarangpun mulai menghawatirkan antara lain sambungan fly over mulai merenggang, drainase berfungsi kurang maksimal dan banyak ditumbuhi tanaman.


source:

https://id.wikipedia.org/wiki/Jalan_layang

http://lib.ui.ac.id/file?file=digital/123184-R210810-Analisis%20faktor-Analisis.pdf




Senin, 10 Oktober 2016

Masih Percayanya Pada Prinsip Dulu

        PENJELASAN
     Pasti anda tidak asing lagi dengan kata "PAMALI", bukan?ya itu karena Orang Indonesia masih banyak yang mempercayai prinsip orang dulu. Contohnya kita ambil saja "Banyak Anak Banyak Rejeki". mungkin anggapan ini masih bisa dipakai pada zaman perang dulu untuk ikut berperang tetapi, di zaman ini seperti ini yang kebutuhanserba mahal, pasti tidak cocok lagi bila masih berpikiran seperti itu, karena nantinya pasti ada dampak terhadap ekonomi dan masalah sosial.

AKIBAT
     Semua yang kita lakukan pasti ada resikonya sendiri sama halnya dengan anggapan banyak anak banyak juga orang yang mempunyai punya 1 anak tetapi tidak terurus dengan baik seperti dipendidikannya, kebutuhannya, maupun kasih sayang. Apalagi yang mempunyai banyak anak dan perekonomiannya pas-pasan hanya akan memperparah angka putus sekolah dan nantinya akan menjadi memperpanjang angka pengangguran, syukur syukur mereka mampu bekerja walaupun hanya bisa pekerjaan kasar

 SARAN
     Seharusnya ada penyuluhan atau sosialisasi untuk masalah ini dengan terjun langsung ke masyarakat agar masyarakat paham. Sebenarnya Pemerintah sudah mempunyai program yang dinamakan "Keluarga Berencana'' program yang hanya memperbolehkan pasangan suami istri mempunyai maksimal 2 anak, tetapi mungkin masih kurangnya pemberitahuan dan tidak sampai ke telinga masyarakat. Tinggal menunggu kesinkronan pemerintah dengan programnya dengan masyarakat.